PENINGKATAN KAPASITAS JARINGAN INFORMASI KONFLIK DI DAERAH

PENINGKATAN KAPASITAS JARINGAN INFORMASI KONFLIK DI DAERAH

2017-05-19 10:40:29 || KODIM 0823 / SITUBONDO

Situbondo - Kamis (18/05/2017) pukul 09.15 s.d 14.30 WIB bertempat di Aula Rumah Makan Restu jalan PB. Sudirman lingkungan Karang Asem Kelurahan Patokan Kecamatan Situbondo telah dilaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas jaringan informasi konflik di Daerah Bakesbangpol Kabupaten Situbondo tahun 2017 yang diikuti 44 orang dengan penanggung jawab Kepala Bakesbangpol Situbondo (Drs. H. Edi Susilo, M. Si).

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bakesbangpol Situbondo (Drs. H. Edi Susilo, M. Si), Kapten Inf Sugeng Turmudji (Pasi Ter Kodim 0823/Situbondo), AKP M. Djupri (Kasat Intelkam Polres Situbondo), Aditya Okto Tohari, SH (Kasi Intek Kejaksaan Negeri Situbondo), Drs. H. Adi Riyanto, M. Pd. I (Kepala Kemenag RI Situbondo), Kabid Kewaspadaan Bakesbangpol Situbondo (Dwi Totok Irianto, S. Pd, MM), Andi Fitriono, S. Sos (Kabid Integrasi Bangsa Bakesbangpol Situbondo),  Suprapto, S. Pd. I (Kasubid Pencegahan Konflik Bakesbangpol Situbondo), Perwakilan dari FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) Situbondo, Kasi Trantib masing-masing Kecamatan se Kabupaten Situbondo, Perwakilan Desa 1 orang tiap Kecamatan se Kabupaten Situbondo, Toga, Toda dan Tomas se Kabupaten Situbondo.

Adapun rangkaian kegiatan diantaranya, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Sholawat Nariyah dipimpin Akhmad Efendi, laporan Ketua Panitia oleh Dwi Totok Irianto, S. Pd, MM (Kabid Kewaspadaan Bakesbangpol Situbondo), , sambutan Kepala Bakesbangpol Situbondo (Drs. H. Edi Susilo, M. Si) sekaligus membuka acara kegiatan sosialisasi peningkatan kapasitas jaringan informasi konflik di daerah,

Dalam sambutannya Kabid Kewaspadaan Bakesbangpol Situbondo Dwi Totok Irianto, S. Pd, MM menyampaikan pentingnya Terjalin komunikasi yang baik antara aparat pemerintah dan masyarakat, Pentingnya sinergisitas antar komponen pemerintah dan masyarakat,serta persamaan persepsi dalam antisipasi serta pengambilan langkah guna menyelesaikan suatu permasalahan yang terjadi.

Kemudian kegiatan dilanjutkan penyampaian materi sesi I tentang Bina Teritorial dalam rangka mendukung kondusifitas di daerah oleh Kapten Inf. Sugeng Tarmuji (Pasi Ter Kodim 0823) yang intinya menyampaikan Tersosialisasinya fungsi Binter pada seluruh komponen bangsa agar memiliki kesamaan visi dan misi untuk penentuan subyek dan obyek Binter, Tertatanya binter sebagai bagian dari fungsi TNI AD yang bersifat strategis dan konstitusional, Ditempatkannya Binter sebagai salah satu metode dalam pembangunan di bidang pertahanan, Terwujutnya sishanta yang mampu memberikan aspek tangkal terhadap ancaman serta mendukung pelaksanaan pembangunan Nasional serta menjaga keutuhan NKRI.

Pada penyampaian materi sesi II tentang undang undang No. 7 tahun 2012 tentang penanganan konflik sosial oleh Drs. Edi Susilo, M. Si (Kepala Bakesbangpol Situbondo) yang intinya, Menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, tentrem, damai dan sejahtera, Memelihara kondisi damai dan harmonis dalam hubungan sosial kemasyarakatan, Meningkatkan tenggang rasa dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, Memelihara keberlangsungan fungsi pemerintahan, Melindungi jiwa harta benda serta sarana dan prasarana umum.

Sedangkan pada penyampaian materi sesi III tentang Peran POLRI dalam antisipasi potensi kerawanan konflik masyarakat di daerah oleh AKP M. Djufri (Kasat Intelkam Polres Situbondo) yang intinya Penanganan konfik harus melibatkan peran aktif komponen Masyarakat, Menciptakan kondisi damai, redam potensi konflik dan membangun sistem peringatan dini, Melakukan tindakan darurat penyelamatan dan perlindungan korban serta pengerahan dan penggunaan kekuatan TNI, Pemerintah pusat dan daerah melakukan pemulihan pasca konflik.

penyampaian materi sesi IV tentang peran kejaksaan dalam penegakan hukum formal dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa oleh Aditya Okto Tohari, SH (Kasi Intel Kejaksaan Negeri Situbondo) yang intinya Bantuan hukum adalah tugas jaksa pengacara negara dalam bidang perdata maupun tata usaha negara untk mewakili lembaga negara instansi pusat/daerah berdasarkan surat kuasa khusus baik sebagai tergugat yang dilakukan secara litigasi maupun non litigasi, Penegakan hukum ialah tugas jaksa pengacara hukum dalam mengajukan gugatan atau permohonan kepada pengadilan dibibidang perdata sebagaimana ditetapkan oleh peraturan perundang undangan dalam rangka memelihara ketertiban umum,

pada Pukul 13.25 WIB pada sesi terakhir penyampaian materi sesi V tentang peran Kemenag dalam anstisipasi terhadap timbulnya Kerawanan konflik Kerukunan umat beragama di Daerah oleh Drs. H. Adi Riyanto, M. Pd. I (Kepala Kemenag RI Situbondo) yang intinya, Mewujudkan social capital umat beragama melalui pengembanganpemasyarakatan dan pembudayaan catur norma, Meningkatkan rasa semangat dan sikap kebangsaan berwawasan multicultural, Mengembangkan dan memberdayakan Forum Kerukunan Umat Beragama.

  Joni KODIM 0823 / SITUBONDO
   PENINGKATAN    KAPASITAS    JARINGAN    INFORMASI    KONFLIK    DI    DAERAH

Contact Us