LUAR BIASA ANTUSIAS WARGA LUMAJANG SANGAT TINGGI SAAT NOBAR FILM G30S/PKI

LUAR BIASA ANTUSIAS WARGA LUMAJANG SANGAT TINGGI SAAT NOBAR FILM G30S/PKI

2017-09-23 08:16:06 || KODIM 0821 / LUMAJANG

Guna mengenang sejarah perjuangan para Pahlawan Revolusi dalam mempertahankan ideologi Pancasila dan UUD 1945, Kodim 0821 Lumajang menyelenggarakan nonton bersama film G 30 S/ PKI dengan warga masyarakat Lumajang, Jum'at (22/9/2017)

Acara yang digelar di halaman Makodim Lumajang dibanjiri pengunjung warga masyarakat Lumajang yang mayoritas dari kalangan muda pelajar dan mahasiswa serta masyarakat pengguna jalan yang melintas dengan spontan berhenti untuk menyaksikan film tersebut sehingga halaman Makodim Lumajang tidak mampu menampung jumlah penonton yang datang.

Dalam sambutannya Kapten Inf Jumaedi Danramil 0821/11 Yosowilangun selaku koordinator kegiatan menyampaikan kepada masyarakat, bahwa dengan adanya kegiatan nonton bersama film G 30 S /PKI bertujuan untuk mengenalkan sejarah terutama kepada generasi muda penerus bangsa yang sampai saat ini masih banyak yang belum mengetahui tentang sejarah pengkhianatan PKI terhadap bangsa Indonesia, ungkapnya.

Dalam sejarahnya PKI sudah melakukan pengkhianatan terhadap bangsa sebanyak dua kali, yang pertama pada tahun 1948 dimana pada saat itu bangsa Indonesia sedang berjuang mempertahankan kemerdekaan dari Agresi Militer II secara mengejutkan PKI telah mengadakan pemberontakan untuk menggulingkan Pemerintahan yang syah, berikutnya pada tahun 1965 PKI kembali membuat gerakan untuk melaksanakan kudeta dengan menculik dan membunuh 7 tokoh Jendral dari TNI AD yang dimasukkan kedalam sumur lubang buaya , imbuhnya.

Dari hal tersebut PKI sangat tidak layak hidup di bumi Pertiwi, idiologi dan ajarannya sangat bertentangan dengan falsafah bangsa dan negara Indonesia yaitu Pancasila dan UUD 1945, faham dan ajarannya yang atheisme telah meracuni anak bangsa dan menyesatkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tegasnya.

Melalui TAP MPR No. 25 tahun 1966 pemerintah Indonesia telah membubarkan PKI dan organisasi pendukungnya serta idiologi dan ajarannya untuk tumbuh dan berkembang di negara ini, secara konstitusi dan hukum negara PKI memang sudah dilarang akan tetapi ajaran dan idiologinya masih hidup dan perlu diwaspadai dengan kebangkitannya atau yang biasa disebut dengan bahaya laten komunisme, papar kapten Jumaedi.

Diharapkan kepada generasi penerus bangsa utamanya generasi muda untuk lebih memahami dan mengerti tentang sejarah kelam bangsa Indonesia yang dilakukan oleh PKI tidak terulang lagi dimasa yang akan datang agar bangsa kita tetap meneruskan cita-cita perjuangan bangsa yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman untuk mewujudkan masyarakat yang adil sejahtera dan aman sentosa, pungkasnya.

Hal yang sama juga  disampaikan oleh Nuki selaku perwakilan dari generasi muda kelurahan Jogoyudan Lumajang, pihaknya sangat berterimakasih dan mendukung sepenuhnya atas pemutaran film pengkhianatan G 30 S / PKI yang diselenggarakan oleh Kodim 0821, " Kami sebagai pemuda dan masyarakat agar tau dan mengingat sejarah kelam yang dialami bangsa atas Pengkhianatan G, 30 S / PKI tidak terulang kembali, pungkasnya singkat.

  Novie prisdianto KODIM 0821 / LUMAJANG
   luar       biasa       antusias       warga       saat       nobar       film       g30s/pki   

Contact Us